5 Cara Menentukan Lamanya Bangun Rumah

Proses pembangunan rumah bisa memakan waktu yang cukup lama.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi, lho! Mulai dari desain rumah, ketersediaan material, hingga cuaca. 

Nah, supaya Anda bisa memperkirakan waktu yang dibutuhkan, yuk simak artikel ini sampai habis!

Ini yang Membuat Lama Bangun Rumah

cara menentukan lamanya bangun rumah 2
Sumber: Freepik

Sebenarnya, berapa lama sih waktu yang normal untuk membangun rumah? 

Jawabannya, tidak ada patokan pasti. 

Setiap proyek pembangunan rumah punya tantangannya masing-masing. 

Namun, ada beberapa faktor umum yang bisa membuat proses pembangunan rumah menjadi lebih lama.

  • Luas Bangunan dan Desain Rumah: Semakin luas dan rumit desain rumah Anda, tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikannya, kan?
  • Ketersediaan Material: Keterlambatan pengiriman material bangunan bisa menghambat proses pembangunan. Coba bayangkan kalau tukang sudah siap kerja, tapi materialnya belum datang. Pasti bikin proses pembangunan molor!
  • Cuaca: Faktor cuaca seperti hujan deras atau angin kencang juga bisa mengganggu proses pembangunan. Pekerjaan di luar ruangan seperti pengecoran atau pemasangan atap pasti akan tertunda.
  • Tenaga Kerja: Jumlah dan keahlian tukang bangunan juga berpengaruh, lho! Semakin banyak tukang yang ahli di bidangnya, proses pembangunan akan semakin cepat selesai.
  • Kondisi Lahan: Kondisi lahan yang tidak rata atau labil akan membutuhkan waktu lebih lama untuk proses pengurukan dan pembuatan pondasi.

Risiko Proses Pembangunan Rumah Tidak Kunjung Selesai

Keterlambatan pembangunan rumah tentu akan merugikan Anda. 

Selain biaya membengkak, Anda juga harus menunda rencana untuk menempati rumah impian. 

Lebih dari itu, ada risiko lain yang mungkin terjadi, seperti:

  • Kualitas bangunan menurun: Material bangunan terpapar cuaca terlalu lama bisa rusak dan menurunkan kualitasnya.
  • Sengketa dengan kontraktor: Keterlambatan berlarut-larut bisa memicu perselisihan antara Anda dan kontraktor.
  • Masalah perizinan: Jika pembangunan melebihi batas waktu yang ditentukan dalam izin mendirikan bangunan (IMB), Anda bisa dikenakan sanksi.

5 Cara Menentukan Lamanya Bangun Rumah

cara menentukan lamanya bangun rumah 3
Sumber: Freepik

1. Konsultasi dengan Kontraktor

Kontraktor berpengalaman adalah partner terbaik Anda dalam merencanakan pembangunan rumah. 

Mereka sudah berkecimpung lama di dunia konstruksi dan mengerti seluk beluknya.

Pilih kontraktor terpercaya dan berpengalaman. Anda bisa melihat portofolio mereka atau meminta rekomendasi dari teman dan keluarga.

Ajaklah kontraktor untuk meninjau lahan Anda dan diskusikan rencana pembangunan secara detail, mulai dari desain, luas bangunan, hingga jenis material yang ingin digunakan. 

Dengan begitu, kontraktor bisa memberikan estimasi waktu yang lebih akurat berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Seperti misal Banamitra, kontraktor terpercaya di Medan. Kami memberikan konsultasi GRATIS mengenai desain bangunan dan rencana anggaran biaya!

Anda bisa mengecek portofolio kami di sini.

2. Semakin Besar Ukuran Rumah, Maka Penyelesaiannya Semakin Lama

Semakin besar dan kompleks desain rumah, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya akan semakin lama. 

Rumah desain minimalis tipe 36 dengan satu lantai biasanya memakan waktu 4-6 bulan.

Sementara tipe 120 dengan dua lantai dan desain modern mewah bisa memakan 8-12 bulan.

3. Perhatikan Tahapan Konstruksi

Setiap tahapan dalam proses pembangunan rumah memiliki durasi waktu yang berbeda-beda.

  • Persiapan Lahan dan Pondasi (2-4 minggu): Meliputi pembersihan lahan, pengukuran, penggalian, pemasangan bekisting, pengecoran, dan pemasangan batu pondasi.
  • Pembangunan Struktur (4-6 minggu): Meliputi pemasangan dinding, kolom, balok, dan ring balok.
  • Pemasangan Atap (2-3 minggu): Meliputi pemasangan rangka atap, penutup atap (genteng, asbes, atau lainnya), dan aksesoris atap (talang air, listplank, dll.). 
  • Pekerjaan Interior dan Eksterior (6-8 minggu): Meliputi pemasangan plafon, lantai, dinding, pintu, jendela, instalasi listrik dan air, pekerjaan sanitasi, dan finishing dinding (plester, aci, cat). 
  • Finishing (3-4 minggu): Meliputi pemasangan aksesoris rumah (lampu, saklar, kran, dll.), pengecatan, pembersihan, dan penataan halaman.

4. Ketersediaan Tenaga Kerja dan Material

Pastikan Anda memiliki tim konstruksi, terdiri dari tukang bangunan, kepala tukang, dan mandor berpengalaman dan kompeten. 

Kekurangan tenaga kerja atau keahlian tukang yang kurang bisa menghambat proses pembangunan.

Kemudian, rencanakan pengadaan material dengan baik. 

Pastikan semua material tersedia tepat waktu dan dalam jumlah cukup. 

Keterlambatan pengiriman material bisa memperpanjang waktu pembangunan.

5. Pantau Proses Pembangunan

Jangan lepaskan pengawasan Anda setelah proyek pembangunan berjalan. 

Lakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan RAB.

Dengan memantau langsung, Anda bisa mendeteksi jika ada kendala atau penyimpangan dari rencana awal. 

Misalnya, keterlambatan pengiriman material, pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, atau masalah dengan tenaga kerja.

Jika ada kendala, segera cari solusinya agar tidak menghambat proses pembangunan.

Percayakan Proses Bangun Rumah Anda ke Banamitra!

Bingung mencari kontraktor berpengalaman dan terpercaya di Medan dan sekitarnya? Banamitra solusinya! 

Banamitra adalah perusahaan kontraktor terpercaya yang berlokasi di Medan dengan pengalaman 7+ tahun di bidang konstruksi.

Kami menyediakan layanan perencanaan, pembangunan, hingga renovasi rumah dengan kualitas terbaik dan harga kompetitif.

Banamitra memiliki tim arsitek dan tukang bangunan profesional dan berpengalaman. Kami juga menggunakan material berkualitas tinggi dan mengutamakan kepuasan pelanggan. 

Tunggu apa lagi? Yuk, konsultasikan rencana bangun rumah Anda dengan Banamitra sekarang juga! 

[KONSULTASI GRATIS SEKARANG]

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top