5 Cara Membersihkan Tembok Agar Tidak Kusam

Kesal karena tembok kusam?

Tampilan tembok jadi terlihat kotor, suram, dan tidak enak dipandang.

Sebab itu, Anda harus tahu cara membersihkan tembok agar tidak kusam.

Namun, sebelum itu, perhatikan ini dulu. 

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Membersihkan Tembok Agar Tidak Kusam

cara membersihkan tembok agar tidak kusam 1
Sumber: iStock

1. Kenali Jenis Cat Tembok

Setiap jenis cat tembok memiliki karakteristik yang berbeda. Ada cat tembok yang mudah dibersihkan, ada pula yang lebih sensitif terhadap bahan kimia tertentu.

  • Cat berbahan dasar air (lateks atau akrilik): Paling umum digunakan dan relatif mudah dibersihkan dengan air sabun atau larutan pembersih yang lembut. Hindari menggunakan sikat kasar atau bahan abrasif yang dapat menggores permukaan cat.
  • Cat berbahan dasar minyak (enamel): Lebih tahan terhadap noda dan kelembapan, tapi lebih sulit dibersihkan dibandingkan cat berbahan dasar air. 

Nah, dengan mengetahui jenis cat tembok, Anda lebih mudah membantu memilih metode dan bahan pembersih yang tepat. 

Jika ragu, Anda bisa melihat informasi pada kemasan cat atau berkonsultasi dengan toko bangunan.

2. Uji Coba di Area Tersembunyi

Sebelum membersihkan seluruh permukaan tembok, selalu lakukan uji coba di area kecil yang tersembunyi, seperti di belakang lemari atau di sudut ruangan.

Hal ini penting untuk memastikan metode pembersihan yang Anda gunakan tidak merusak atau mengubah warna cat tembok.

Jika terjadi perubahan warna atau kerusakan pada area uji coba, segera hentikan penggunaan metode tersebut dan cari alternatif lain.

3. Gunakan Alat dan Bahan yang Tepat

Hindari penggunaan sikat kasar atau spons abrasif yang dapat menggores permukaan cat tembok. Kain mikrofiber sangat ideal karena lembut dan efektif mengangkat kotoran.

Gunakan air bersih untuk membilas tembok setelah dibersihkan dengan larutan pembersih. Air yang kotor dapat meninggalkan noda atau residu pada tembok.

Gunakan sabun cuci piring cair yang lembut atau pembersih serbaguna yang tidak mengandung bahan kimia keras. 

Hindari penggunaan pemutih atau cairan pembersih yang terlalu kuat, kecuali jika noda sangat membandel dan Anda sudah melakukan uji coba sebelumnya.

4. Teknik Membersihkan yang Benar

Bersihkan tembok mulai dari bagian atas ke bawah untuk mencegah kotoran menetes ke area yang sudah dibersihkan.

Kemudian, gunakan gerakan melingkar saat membersihkan tembok untuk mengangkat kotoran secara efektif.

Hindari membasahi tembok secara berlebihan. Gunakan spons atau kain yang lembap, bukan basah kuyup. Air yang terlalu banyak dapat meresap ke dalam tembok dan menyebabkan kerusakan.

Setelah dibersihkan, segera keringkan tembok dengan kain bersih dan kering. Hal ini penting untuk mencegah tumbuhnya jamur dan mencegah timbulnya bercak air.

5. Perhatikan Kondisi Dinding

Jika tembok mengalami kerusakan seperti retak, mengelupas, atau lembap, sebaiknya perbaiki terlebih dahulu sebelum dibersihkan. 

Membersihkan tembok yang rusak dapat memperparah kondisinya.

Untuk tembok yang lembap, atasi sumber kelembapannya terlebih dahulu sebelum membersihkan dan mengecat ulang.

5 Cara Membersihkan Tembok Agar Tidak Kusam

cara membersihkan tembok agar tidak kusam 2
Sumber: iStock

1. Membersihkan Debu Secara Rutin

Langkah pertama dan terpenting adalah membersihkan debu secara rutin. 

Debu yang menempel pada tembok dapat membuatnya terlihat kusam.

Gunakan kemoceng, lap kering, atau penyedot debu dengan sikat lembut untuk membersihkan debu. Lakukan pembersihan ini setidaknya seminggu sekali, atau lebih sering jika tembok berada di area yang berdebu.

2. Menggunakan Larutan Sabun Lembut

Jika nodanya masih ringan, Anda bisa menggunakan larutan sabun lembut. Campurkan sedikit sabun cuci piring cair dengan air hangat.

Basahi spons atau kain bersih dengan larutan tersebut, lalu usapkan pada tembok yang kotor dengan gerakan melingkar.

Setelah itu, bilas tembok dengan kain bersih yang telah dibasahi air bersih untuk menghilangkan residu sabun. Keringkan tembok dengan kain bersih dan kering.

3. Memanfaatkan Cuka

Cuka, baik cuka putih maupun cuka apel, juga efektif untuk membersihkan noda pada tembok. Campurkan cuka dengan air dalam botol semprot dengan perbandingan 1:1.

Semprotkan campuran cuka pada area yang bernoda, biarkan beberapa menit, lalu lap dengan kain bersih.

Cuka efektif menghilangkan noda membandel seperti noda air, noda minyak, atau noda bekas coretan pensil.

4. Menggunakan Pembersih Serbaguna

Pembersih serbaguna dapat digunakan untuk membersihkan noda yang lebih membandel. Pilih pembersih serbaguna yang lembut dan tidak abrasif agar tidak merusak cat tembok.

Ikuti petunjuk penggunaan pada kemasan pembersih. Biasanya, Anda perlu menyemprotkan atau mengoleskan pembersih pada area yang kotor, lalu mengelapnya dengan kain bersih.

Pastikan untuk membilas tembok dengan air bersih setelah menggunakan pembersih serbaguna untuk menghilangkan residu.

5. Menggunakan Boraks (Untuk Noda Membandel)

Jika noda sangat membandel, seperti noda jamur atau noda bekas coretan permanen, Anda bisa mencoba menggunakan boraks.

Campurkan 2 sendok makan boraks dengan larutan pembersih (misalnya larutan sabun).

Oleskan campuran tersebut pada noda, gosok perlahan dengan spons atau sikat lembut, lalu bilas dengan air bersih.

Namun, perlu diingat, boraks sedikit abrasif, jadi gunakan dengan hati-hati dan hindari penggunaan pada tembok yang dicat dengan cat yang sangat halus.

Konsultasikan Kebersihan Tembok Anda ke Banamitra!

Sekarang Anda sudah tahu cara membersihkan tembok agar tidak kusam, kan?

Bersama tim kami yang ahli dan berpengalaman, Banamitra siap membantu Anda menangani tembok kusam dan mewujudkan rumah impian!

Sebagai kontraktor terpercaya nomor 1 di Medan, Banamitra menawarkan solusi menyeluruh untuk kebutuhan renovasi dan pembangunan rumah Anda. 

Mulai dari perencanaan, desain, pelaksanaan, hingga perawatan, kami hadir untuk memberikan yang terbaik!

Konsultasikan kebutuhan Anda dengan kami, GRATIS!

HUBUNGI KAMI SEKARANG!

 

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top