Cara Memperbaiki Dinding Retak – Bagaimana cara memperbaiki dinding retak struktur akibat gempa bumi?

Sebagai pemilik rumah, Anda pasti merasa khawatir ketika melihat permukaan dinding retak di sudut ruang tertentu memiliki retak memanjang dan lebar.

Selain merusak elemen struktural, kerusakan tersebut dapat memperburuk kondisi bangunan Anda.

Tentu saja retak tersebut dapat disebabkan oleh suatu benturan, juga dapat terjadi selama proses penyelesaian akhir maupun kondisi alam yang ekstrim bahkan gempa bumi.

Sehingga menyebabkan bangunan rumah menjadi kurang dari ideal bahkan membahayakan.

Kerusakan dinding yang menyebabkan keretakan karena gempa dan cuaca ekstrim pasti akan mengurangi keindahan ruang dan kenyamanan penghuninya.

Jika dibiarkan lebih lama, kerusakan tentu akan mempengaruhi struktur bangunan.

Retak struktur yang tentunya akan merambat sehingga membuat lubang di dinding. Retak juga dapat menyebabkan kelembaban dan air infiltrasi saat hujan.

Cara Memperbaiki Dinding Retak Struktur

Cara memperbaiki tembok yang retak struktur memang membutuhkan keahlian khusus dan pengalaman di bidang bangunan yang cukup lama.

Agar dapat menentukan kerusakan masih dalam kriteria aman ataukah sudah membahayakan.

Cara mengatasi tembok retak struktur juga berbeda beda, tidak dapat disamakan dengan perbaikan pada umumnya.

Menambal tembok retak terjadi juga bisa terjadi bila kondisi plester tidak benar-benar kering.

Sehingga ketika proses hidrasi, uap air terhalang dan membuka celah di dinding serta menyebabkan kelembaban.

Pada intinya, waktu melakukan plester, Anda harus mempertimbangkan tingkat kekeringan.

Secara umum, kerusakan dinding terjadi karena proses yang terburu-buru.

Selain itu Anda juga harus memperhitungkan kekuatan struktur bangunan menahan beban gempa yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Lalu bagaimana cara memperbaiki dinding retak struktur karena gempa bumi dan faktor penyebab lainnya yang mungkin saja dapat terjadi.

Penyebab dari adanya retakan pada dinding rumah adalah antara lain.

  • Kerusakan atau kegagalan struktur karena beban bangunan overload.
  • Penurunan tanah pondasi.
  • Resonansi lereng tanah.
  • Gempa bumi.

Retakan dinding struktur dapat disebabkan oleh beberapa sebab.

  • Kegagalan untuk menahan struktur beban berat.
  • Gempa bumi.
  • Pukulan keras.
  • Kualitas pekerjaan.

Jika hal ini terjadi di sebuah rumah yang baru dibangun atau berumur kurang dari satu tahun.

Lapisan plesteran pada dinding yang menutupi dinding tentu saja retak dan menimbulkan celah memanjang pada pertemuan dinding dan struktur bangunan.

1. Pasangan Dinding Bata

Jika Anda membeli batu bata dengan kualitas tidak baik, mungkin itu adalah penyebab utama pecahnya dinding.

Bata dan kualitas buruk plester dapat menyebabkan pecahnya batu bata. Ini bisa menjadi penyebab utama kegagalan plester dan dinding acian pasangan.

2. Acian dan Plester

Berikut adalah beberapa alasan mengapa kesalahan plester dan acian menyebabkan tembok retak:

  • Acian dilakukan sebelum plester kering total atau proses amortisasi belum selesai.
  • Campuran dosis plester atau tidak sesuai dengan acian.
  • Penggunaan acian semen biasa.
  • Beban terlalu berat pada dinding.

Beban terlalu berat dinding pada saat yang sama dari atas ke bawah, dapat menyebabkan retak tekan.

Masalah ini terjadi karena pilar atau kolom bangunan tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Memperbaiki Retak Struktur Akibat Gempa

Cara memperbaiki dinding retak struktur akibat gempa memang membutuhkan pertimbangan dan perhitungan yang matang.

Anda harus mengetahui terlebih dahulu kondisi struktur bangunan dan resiko apa yang akan terjadi dalam jangka panjang.

Jika Anda sudah mempetimbangkan hal-hal tersebut, berikut adalah tahapan memperbaiki dinding retak struktur akibat gempa.

1. Cara Memperbaiki Retak pada Pasangan Batu

Untuk memperbaiki keretakan di celah-celah dinding, Anda bisa mulai dengan membersihkan permukaan dinding dengan kuas atau pahat.

Setelah dinding cat bersih, di poles amplas kasar sehingga acian permukaan terlihat. Juga membersihkan permukaan debu, kemudian dinding akan lembab.

Jika proses telah dilakukan, sekarang saatnya untuk menutup retakan pada dinding. Bahan pelapis yang biasa digunakan semen khusus atau semen nat pada keramik.

Setelah celah tertutup, tunggu sampai bahan (filter dinding) benar-benar kering. Jika permukaan kering, cat dinding di plamir.

Teknik ini adalah untuk meningkatkan cakupan. Setelah ditutup, dilakukan proses pengamplasan untuk menghaluskan.

Proses berikutnya, Anda bisa melukis titik dasar dengan lapisan cat yang diinginkan.

Melalui proses bertahap ini yang harus Anda lakukan agar retakan di dinding rumah Anda tertutup sempurna.

Dengan demikian, permukaan dinding terlihat rapi dan estetika.

2. Cara Memperbaiki Dinding Retak Plesteran

  1. Teliti lebih dahulu bahwa itu termasuk retak struktur atau retak plesteran permukaan.
  2. Mengikis cat lapisan di dinding yang retak menggunakan sekrap.
  3. Bersihkan debu dari permukaan dinding dengan kain basah yang bersih.
  4. Menutup celah – celah retak dinding.
  5. Cat ulang setelah semua permukaan rata dan bersih.

Banyak orang yang ingin mengeluhkan ketika rumahnya mengalami retak bahka hingga rumah bocor disaat hujan datang.

Namun kurang memahami cara memperbaiki tembok yang keropos atau hanya retak permukaan.

Jika Anda kesulitan dan tidak memiliki waktu untuk mengerjakannya sendiri karena keterbatasan waktu.

Anda dapat menghubungi kami jasa renovasi rumah, sebagai rekan terpercaya untuk membantu Anda mewujudkan rumah yang sehat dan nyaman.

 

Follow Kami :
Instagram @banamitra.com_ 
Facebook @banamitracontractor
Business Banamitra
Map Banamitra

Leave a Reply